Minggu ini, pasar saham mengalami fluktuasi yang signifikan seiring para investor menilai dampak inflasi akibat konflik di Timur Tengah. Ketegangan yang meningkat di kawasan tersebut telah menimbulkan kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi global dan tekanan harga yang lebih tinggi.
Situasi semakin rumit pada hari Jumat ketika laporan pekerjaan terbaru dirilis, menunjukkan data yang menimbulkan ketidakpastian tambahan bagi pasar. Hal ini menyebabkan sentimen investor menjadi lebih berhati-hati, sehingga indeks saham utama berakhir di wilayah negatif untuk tahun 2026.
5 hours ago